| Tuesday, April 28, 2009 |
| Double Winner of Fiat Yamah in Montegi |
 Hello Bro,
Setelah lama nggak ngupdate blog, akhirnya punya juga kesempatan kali ini. Kemarin liat gelaran Motogp di Montegi Jepang nggak ? Seru ya... sayang untuk kesempatan kali ini Stonner yang digadang2 Rossi bisa membendung lajunya malah terseok di urutan ke empat, padahal di Qatar minggu lalu dia jawara.. tapi itulah dunia balapan. Dengan kontur sirkuit yang banyak tikungan, Desmosedici masih kerepotan tuk digunakan menahan laju mesin besarnya, kegedean power. Waktu di Qatar, Stonner unggul karena banyak trek lurusnya, lihat saja selisih antara Stonner dan Rossi yang terpaut hampir 7 detik. Wow...
Kembali ke Montegi. Rossi pada balapan kemarin bersaing ketat dengan tandemnya sendiri yaitu Jorge Lorenzo yang pada musim lalu terpuruk. Gw sendiri sempat memprediksi bahwa Lorenzo adalah bakal kandidat Jawara Motogp masa depan, soalnya dari umur, dia adalah jawara termuda. Di GP250 dia baru sekali dan langsung masuk ke Motogp. Sayang, tahun kemarin dia belum berpengalaman banyak, sehingga banyak sekali jatuh bangun mencium aspal dan grasswell.
Tahun ini, dia merupakan kandidat terbaik (the rising star of the year 2008) seperti yang dilontarkan oleh Motogp. Dan itu dibuktikan doi di gelaran Montegi kali ini. Doi tidak memandang Rossi sebagai seniornya, tapi sebagai pesaingnya meski sebenarnya tandem dalam 1 team. TIdak ada istilah mendewakan Rossi di Fiat Yamaha, dan itu dibuktikannya bahwa doi mampu.
Doi sebagai tandem Rossi berusaha belajar banyak dari seniornya ini, dari masalah setiing motor sampai masalah teknis riding. Dia benar2 mengaplikasikan teori dan hasil belajarnya tersebut dalam balapan dan ini diakui Rossi bahwa dia bangga punya tandem Lorenzo yang mampu menyaingi doi di gelaran kemarin. Rossi berpikir bahwa Lorenzo akan menjadi star di tahun ini, bahkan kalau doi konsisten tidak mungkin akan menyabet jawara di taon ini.
Ini berbeda dengan Pedrosa yang tadinya digadang sebagai rising star baru, namun entah kenapa tidak berkembang sesuai dengan harapan orang banyak, mungkin belum saatnya. Sama-sama the rising star antara Lorenzo dan Pedrosa, namun tampaknya harapan lebih besar pada Lorenzo.
Berikut gw sampaikan hasil akhir balapan di Montegi kemarin...
1 J. LORENZO SPA Fiat Yamaha Team 43'47.238 2 V. ROSSI ITA Fiat Yamaha Team + 1.304 3 D. PEDROSA SPA Repsol Honda Team + 3.763 4 C. STONER AUS Ducati Marlboro Team + 5.691 5 A. DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team + 9.207
Hasil perolehan point sementara adalah
1 Jorge LORENZO SPA Fiat Yamaha Team 41 2 Valentino ROSSI ITA Fiat Yamaha Team 40 3 Casey STONER AUS Ducati Marlboro Team 38 4 Andrea DOVIZIOSO ITA Repsol Honda Team 22 5 Dani PEDROSA SPA Repsol Honda Team 21
Sekian dulu coy... lanjut lagi belakangan...
Cheese Wong Bagoes
|
posted by Elok Motor Club @ Tuesday, April 28, 2009  |
|
|
| Tuesday, January 20, 2009 |
| Desmosedici 2009 (GP9) keluaaarrrrr |
 Dear All,
Pa kabarnya Bro.... vakum terlalu lama nggak ngeulas Motogp jadi bingung nih... Nha.... setelah lama bengong nggak dapet ide, berikut gw mo ngulasin motor terbaru si Ajaib Ducati yang digelari Desmosedici 2009.
Tunggangan Stoner ini benar2 ajaib karena sampe sekarang nggak ada satu pun motor Jepang yang bisa menandingi kekuatan atawa power motor ini. Rossi bisa menang karena nyali dan teknik ridingnya yang berada di atas rata2 pembalap lain termasuk Stoner. Andaikan tidak ada Rossi maka pasti Stoner akan ngelahap lagi mahkota jawara 2008 ini. Lama bersemedi, maka Ducati resmi ngerilis GP9 dengan spek yang baru.
Bosnya Ducati Claudio Domenicali berujar bahwa perubahan motor ini benar2 luar biasa karena hampir semuanya berubah dan menggunakan konsep awal Ducati dari sejak mo ikutan Motogp. Perubahan kerangka adalah yang pertama (tau kan kerap kali Stoner goyang saat di tikungan akibat terlalu besar power mesinnya ?). Perubahan berikutnya adalah fiber untuk blok mesin. Dengan menggunakan carbon yang baru, diharapkan kerja mesin GP9 bisa maksimal.
Ubahan berikut adalah mesin yang dioprek semua dengan perubahan torque secara rata dan setting mesin yang inovatif agar mudah dijinakkan. Mereka sadar bahwa power adalah milik Ducati, hanya mereka perlu fokus pada kemampuan mesin yang segaris dengan power. Mo tau nggak berapa biaya tuk inovasi GP9 ini ? Ada kisaran 40 Juta Euro.... yang 70-75% didedikasikan tuk Motogp...wow... coba itung berapa rupiah tuh....
Tuk gelaran musim 2009 ini mereka mengakui jika tidak berusaha membendung Rossi, maka tidak mungkin jika Mahkota jawara akan jatuh lagi ke tangan Rossi. Claudio mengakui bahwa kehebatan Motogp ada di Rossi, tapi karena Stoner masih muda dan perlu banyak belajar, maka dia yakin akan bisa menaklukkan Rossi suatu saat nanti. Untuk membendung laju Rossi, maka Ducati menggaet si Nicky Hayden yang pernah jadi jawara 2006. Dengan ditandemkan sama Stoner, maka Ducati bisa berharap banyak tuk gelaran musim ini...
Begitu dulu yah.. dah capek nih nulisnya....
Sampe ketemu lagi di gelaran Motogp yah...
|
posted by Elok Motor Club @ Tuesday, January 20, 2009  |
|
|
| Friday, January 16, 2009 |
| Produk Baru dari berbagai merk .... |



 Dear All,
Setelah lama nggak update blog, ada baiknya langsung aja ngegempur berita tentang releasenya duo pesaing motor di Indonesia ini ya..... satunya adalah Yamaha Vega ZR dan Honda Blade 110. Emang dari sononya udah diplot kali bahwa duo merk ini akan bersaing dalam memperebutkan konsumen motor di Asia terutama di Indonesia.
Yamaha Vega ZR Hampir seluruh specification mesin generasi terbaru Vega ini menggunakan spec Vega terdahulu, hanya kemungkinan tidak di kelas 110 Cc lagi namun di kelas 115 Cc. Namun yang jelas Yamaha hanya mengubah body aja sehingga orang-orang yang "bosan" dengan tampilan Yamaha Vega R diharapkan beralih ke Yamaha Vega ZR.
Honda Blade 110 Honda yang mulai gerah dengan penjualan Yamaha yang naik terlalu signifikan berusaha mengcounter market dengan mengeluarkan beberapa varian Honda, baik dari Beat (Vs Mio), Click-i(Vario baru) dan yang terakhir adalah Blade 110. Gw nggak tau nasib Revo nantinya setelah keluar Blade ini karena di kelas yang hampir sama, bisa saja Revo dibabat abis, tapi itu hanya perkiraan aja.....
Itu aja sementara duo nama yang diluncurkan hampir bersamaan di Indonesia, yaitu kisaran bulan Desember 2008 kemarin, mari kita tunggu hasil akhir persaingan tersebut.
Cheese........... |
posted by Elok Motor Club @ Friday, January 16, 2009  |
|
|
| Tuesday, December 23, 2008 |
| Motor Thai : Nouvo Elegance 135 |




 Allo Bros.....
Apa kabarnya nih, lama nggak ngekupas motor, mulu balapan terus... nha mumpung Motogp baru rehat, kita ngupasin motor baru Yamaha di Thai sana yang ntah kapan nongol di Indonesia. Namanya Nouvo Elegance. Ngedenger namanya aja udah pasti kita teringat bahwa terakhir kali Nouvo ngegaet Alphabet terakhir yaitu Z. Sayang penjualan Nouvo-Z di Indonesia kurang gereget, soalnya kalah ama Mio si cantik yang jadi macho sebab banyak digunain cowok... abis tenaganya spontan n mau diadu balap.... liat aja impossible matic yang ngalahin Ninja.... soalnya mionya udah dioprek jadi 300Cc.
Kembali ke Nouvo Elegance. Motor ini di Thai sana udah agak lama dirilis, cuman nongol di tempat kita kayaknya masih lama, bermesin 4 tak 2 valve SOHC, pake pendingin radiator dan berkapasitas 135 Cc. Motor ini ngegunain karburator Mikuni BS26 untuk bisa mendapatkan respon yang spontan, serta menyeimbangkan kebutuhan fuel ama mesin... yang pasti agak boros, soalnya gw pernah pake tuk Mio gw ngegunain Mikuni 26nya RX King... tapi gw nggak kuat bensinnya... boros amir....
Tuk hal lain tetap sama dengan Nouvo-Z yaitu ngegunain sistem Matic, alias tanpa gigi, dengan V-belt sebagai pengganti rantai, bersuspensi 2 layaknya Nouvo dan kaki-kaki dibalut ban diameter 16. Perbedaannya adalah Body yang dibikin yahud, futuristik n sedikit montok....O, ya sebelum lupa.. tuk speedo pun ngegunain desain baru, juga bagasinya pake tutup biar debu kaga masuk.
Gitu dulu Bro... silakan melototin Nouvo Elegance ini n berharap aja cepet masuk ke Indonesia....
Cheeseee see you n bye....
Wong Bagoes
|
posted by Elok Motor Club @ Tuesday, December 23, 2008  |
|
|
| Monday, November 24, 2008 |
| Rossi : Pelajaran antara kalah dan menang |
 Hi Bro.....
Gw nih masih konsen di motogp as usual. Kali ini gw dapet artikel baru dari www.motogp.com yaitu tentang vakumnya Rossi atas gelar jawara di 2006 dan 2007. Doi ngaku dia saat itu perlu berbenah diri. Satu hal, motornya memang masih terbilang lambat dari para pesaingnya. Kedua, ban yang tidak menudukung. Ketiga, Doi belum bisa menata emosi sehingga terkadang terbawa arus untuk menjadi yang tercepat tanpa memikirkan setting motor yang pas. Keempat, Setting motor Yamaha belum pas untuk 800 cc, sehingga, seakan doi jadi tumbal eksperimen.
Pada saat musim 2008 dimulai, doi melakukan manuver yang dianggap gambling para penggemar maupun musuhnya karena doi minta pindah ban dari Michelin ke Bridgestone, di saat itu setting motor Yamaha M1nya pun belum sempurna benar. Jadi, kalau musim ini doi keteteran, maka habislah karir Rossi di Motogp. Awal gebarkan, doi agak keteteran akibat masih beradaptasi dengan setting motor dan ban yang baru, sedangkan Stonner makin mantap dengan tunggangannya Desmosedici.
Tapi doi nggak patah semangat, dia kejar ketinggalan poin dengan pelan tapi pasti. Dan impiannya terwujud. Dengan setting yang sempurna didukung ban yang memadai serta perubahan gaya ngebutnya, doi berhasil menjadi jawara dunia lagi setelah vakum 2 tahun.
Diakui Doi, tantangan musim 2009 akan semakin berat. Stonner diharapkan tetap menjadi pesaing utama dengan sttingan yang sempurna. Pedrosa, Rossi yakin tetap bermain dengan sangat baik, meski terkadang ada kendala teknis yang menghadang. Lorenzo, Rossi anggap punya talent untuk tetap bersaing memperbutkan gelar, karena musim 2008 ini dihadang dengan cedera berulang kali. Sedangkan Dovisioso, juga doi yakini mampu bersaing, meski kendaraannya sedikit lebih lambat dari yang lain.
Kemungkinan, Rossi di musim 2009 ini adalah yang terakhir di Motogp, soalnya dia udah mulai mantap berkendara dengan F1 Ferrari dengan menjalani berbagi test drive yang hanya tertinggal 0,5 detik dari Kimmi Raikonen pada tes di sirkuit buland September lalu. Bahkan, Lewis Hamilton si Juara Dunia F1 berkata, andai Rossi masuk ke F1, maka musuh terbesanya adalh Rossi, ini pengakuan yang tidak mengada-ada. Kit tunggu aja kabar selanjutnya.
Ceese............
Wong Bagoes
|
posted by Elok Motor Club @ Monday, November 24, 2008  |
|
|
|
|